Studi di Belanda, ticket to a global community

2010 menjadi sebuah tahun baru bagi masyarakat dunia. Bagaimana tidak? pada tahun tersebut, gerbang perdagangan dibuka seluas-luasnya dengan adanya Free Trade. Free trade atau yang diterjemahkan menjadi perdagangan bebas, adalah sistem perdagangan yang tidak melibatkan pemerintah (tidak ada subsidi, pajak, dll), sehingga harga yang ditawarkan benar-benar murni berdasarkan penawaran dan permintaan. Hal ini dapat memberikan keuntungan bagi para pembeli maupun penjual.Tetapi juga berarti membuat masyarakat harus mempersiapkan diri menghadapi era ini. Menguasai bahasa Inggris, sebagai bahasa ibu masyarakat dunia, adalah harga yang tidak bisa ditawar untuk mempersiapkan era perdagangan bebas ini. Cara lain adalah dengan belajar ke negara lain. Alasannya? Untuk mengejar pendidikan yang lebih baik, ada juga yang beralasan agar terbiasa berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai belahan dunia lain.

Belanda, menjadi salah satu incaran bagi para pengejar pendidikan. Perkara gaya hidup yang mahal di Eropa bukan masalah, karena walaupun Belanda terletak di wilayah Eropa, negara ini merupakan negara yang memiliki biaya hidup kecil, bahkan dibandingkan negara Asia, dengan rata-rata 13.000-18.000 euro per tahun. Bahkan jika kekurangan uang, mahasiswa yang ingin bekerja pun dapat melakukan hal tersebut dengan mudah, karena mahasiswa diperbolehkan bekerja 10 jam per minggu di Belanda. Selain itu, ada begitu banyak beasiswa pula yang ditawarkan pemerintah Belanda bagi para penuntut ilmu. Bahkan, ada satu beasiswa khusus yang disediakan untuk masyarakat Indonesia.

Memang, sejarah hubungan Indonesia dan Belanda tidak terbilang baik. Negara ini menjajah Indonesia dengan hitungan tahun yang dapat dibilang sangat lama. 3,5 abad!! Bayangkan saja, sepanjang waktu tersebut ada berapa banyak kekayaan alam Indonesia dan… Tapi sudahlah, mungkin itu adalah bagian dari sebuah sejarah yang dapat diambil hikmahnya. Toh, sekarang hubungan kedua negara sudah baik, bahkan terbilang sangat baik. Lagipula berbagai manfaat yang didapat dengan melanjutkan studi di Belanda sudah cukup untuk menghapus dendam yang masih ada pada penjajah kita.

Sistem pendidikan di Indonesia yang lebih banyak menekankan pada lecturing (ceramah), berbanding terbalik dengan sistem pendidikan di Belanda yang notabene menggunakan sistem Focus Group Discussion (FGD). Sistem belajar berkelompok dimana setiap orang dalam kelompok tersebut dapat mengemukakan argumentasi mereka masing-masing. Sistem ini dapat menghasilkan individu yang berani mengemukakan pendapat dan bebas berekspresi. Selain itu, sistem yang interaktif dan berfokus pada kerja tim ini memungkinkan seseorang untuk mudah bertemu dengan murid dari negara lain, dan akhirnya menjadikan seseorang yang berpikiran terbuka dan tidak asing berhubungan dengan masyrakat internasional. Sistem Problem Basic Learning (PBL) di Belanda pun sudah diakui secara internasional, yang melatih muridnya untuk menganalisa dan memecahkan masalah praktis secara mandiri, melalui disiplin diri dan belajar mandiri. Murid diharapkan untuk menjadi kritis terhadap apa yang mereka baca dan dengar, dan mampu untuk bekerja secara mandiri.

Dengan sistem pembelajaran yang bagus tersebut, bukan berarti Belanda memilih-milih mahasiswanya Belanda membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi setiap orang yang ingin belajar ke negaranya. Terlihat dari sejak tahun 1950, Belanda menjadi negara yang tidak memakai bahasa inggris sebagai bahasa ibu tetapi menawarkan bahasa inggris sebagai pengantar dalam program belajarnya. Bahkan pada tahun 2009, ada 1.391 program bachelor, master, phd, dan short couse yang memakai pengantar dalam bahasa Inggris.

Belanda sendiri memiliki lingkungan yang sangat ramah lingkungan. Sepeda merupakan alat transportasi yang familiar di negeri kincir angin ini. Selain bebas polusi, sepeda membuat pemakainya sehat karena dengan mengayuh pedal sepeda seseorang dapat sekaligus menggerakkan seluruh tubuhnya dan akhirnya membuat tubuh sehat.

Dari segi letak, Belanda adalah wilayah yang strategis. Posisinya ditengah benua Eropa, sehinga dijuluki pintu gerbang Eropa, yang diapit oleh Perancis, Inggris, dan Jerman membuat Belanda mendapat pengaruh dari berbagai negara-negara tetangganya. Sebagai gambarannya, dari Belanda hanya membutuhkan satu jam saja dengan naik pesawat jika ingin pergi ke Paris, London, Madrid, atau Berlin

Dengan banyaknya keuntungan yang akan kita dapat, masihkah kita berpikir dua kali untuk melanjutkan pendidikan di Belanda?

Sumber bacaan :
http://fontys.edu/higher.education.in.the.netherlands
http://www.intstudy.com/study_abroad/livfiles/twenether.htm
http://www.eurogates.nl/en_why_study_holland/
http://www.wikipedia.com/freetrade

Komentar bertahan »

Partai & Kampanye Publik

Tahun lalu, saya pernah membantu teman saya, Aris, untuk mengolah data seputar pemilu. Dia diminta membuat FGD yang bertujuan untuk melihat gambaran masyarakat tentang PEMILU. Sampelnya masyarakat di daerah Kalimantan (kalo gak salah). Tersebutlah, GERINDRA sebagai partai yang menjadi favorit masyarakat disana. Sekarang pun saya melihat euphoria masyarakat dengan hasil yang sama, sepertinya GERINDRA dapat menjadi salah satu alternatif pilihan ditengah carut marut bangsa. Solusi yang disodorkan partai tersebut konkrit, sasaran yang dituju pun jelas, masyarakat kelas bawah. Iklannya yang terakhir, secara tidak langsung, dapat menohok Demokrat dan Golkar yang sangat mengusung keberhasilan pemerintah sekarang. Iklan yang menyebutkan berapa besar dana yang dikeluarkan pemerintah untuk mensubsidi, tetapi disalurkan pada masyarakat kalangan atas, dan hanya sedikit yang akhirnya ‘mampir’ ke kalangan menengah kebawah.

 

Saya tidak tahu janji yang dilontarkan Prabowo cs hanya sesumbar semata atau benar sumpah setia anak bangsa yang prihatin akan nasib Indonesia, tapi yang jelas, GERINDRA telah menjadi ancaman yang serius bagi para pemain politik. Lihat saja black campaign yang dilontarkan mengenai GERINDRA. Ini merupakan bukti bahwa politikus memang NGERI GA? dengan GERINDRA.

 

Saya tidak ingin berspekulasi apakah GERINDRA akan menjadi salah satu pemain terbaik di pertarungan PEMILU 2009. Saya bukan pengamat politik, terlebih lagi saya sebenarnya benci politik.Tapi, satu yang jelas dan saya suka dari GERINDRA, partai ini bisa membuat sebuah kampanye publik TERBAIK yang pernah saya lihat di TV, sangat jelas target dan visi misinya, dibandingkan partai-partai lain yang mengusung nyanyian-nyanyian atau drama untuk memilih partai tersebut tapi gak jelas apa yang akan ditawarkan untuk rakyat. Iklan GERINDRA yang akhirnya bisa membawa rakyat terpengaruh dan tertarik pada partai ini hanya dengan melihat  tayangan yang kurang lebih berdurasi 2 menit ini.

 

Intinya, kalau mau menghamburkan uang puluhan juta rupiah untuk iklan, buatlah yang benar-benar jelas maksud dan tujuannya. Terlepas dari sesumbar yang dikatakan itu benar atau bualan semata. Coba, gimana saya gak tertawa ngakak  melihat partai yang iklannya hanya mendendangkan nomor dari partai tersebut dan menyuruh kita untuk menyontreng nomor partai tersebut, kalau gak jelas apa visi dan misi partai tersebut, gimana saya mau pilih coba? Atau yang lebih parah, partai yang iklannya berseting lamaran dengan pantun, dan tiba-tiba si pelamar lupa apa yang akan dikatakannya, tiba-tiba orang dibelakangnya membisikkan kata-kata yang ia lupakan (yang merupakan kepanjangan dari partai yang beriklan), lalu tiba-tiba kita (penonton) disuruh mencontreng partai  tersebut. Ini benar-benar lebih gak jelas dari yang pertama, kenapa kita harus mencontreng partai tersebut padahal orang dalam iklan itu saja lupa nama partainya, mungkin kalau nanti sudah memenangkan PEMILU, partai ini bisa saja LUPA untuk memperjuangkan rakyatnya kan??

Komentar bertahan »

happy birthday hashfi

I made a poem, not yet finished actually, but this day is his birthday

So..i proudly present make this poem as gift to Muhammad Hashfi Prabaswara, my little brother

Now he is 3 years old..

I love him so much and maybe this poem will show that

Hopefully

Enjoy it ;)

 

Hashfi

Namanya Hashfi

Setidaknya aku senang memanggilnya Hashfi

 

Ia pembawa kebahagiaan bagiku

Membawa sinar terang bagi hidupku yang gelap

Sesuai namanya ‘berkilau-kilauan’

Ya..ada kilau dalam dirinya

Yang membuat aku selalu ingin melihat dan merasakan kilauan itu

 

Ia orang pertama yang membuatku percaya bahwa aku dapat mencintai 

Ia orang pertama yang membuat aku nyaman berada di rumah

Ia orang pertama yang membuat aku tidak tahan berlama-lama di kampus, karena ingin melihat wajahnya

 

Ia seringkali berteriak dan membanting barang-barang disekitarnya

Tapi..ia juga sering memeluk dan mencium kami, orang-orang disekitarnya

 

 Ia orang yang paling tahu kalau kesedihan menerpaku

Ia yang kembali membuatku tertawa dengan segala tingkahnya

 

Ia orang yang membawakan tisuue saat aku menangis

Dan orang yang tertawa saat aku tertawa

Walau ia tak tahu apa yang lucu dan sedih bagiku kala itu..

 

Ia seringkali berterimakasih atas apa yang aku ajarkan padanya

 Tanpa ia ketahui, bahwa ia mengajarkan jauh lebih banyak padaku

Tentang cinta, tentang sayang, tentang saling berbagi, dan tentang banyak hal lain lainnya

 

Selamat ulang tahun Hashfi Semoga kamu menjadi anak yang berguna bagi diri kamu sendiri dan bagi orang lain Love you

Komentar bertahan »

Love xerox ^^

Saya baru saja membaca Jelajah, majalah MAPALA (Mahasiswa Pencinta Alam UI), yang isinya banyak membahas lingkungan.. Di majalah jelajah edisi kali ini, ada saya lhooo disitu (hehe..narsis).. enggak deh, yang mau dibahas bukan itu..

 

Salah satu artikel yang cukup menarik buat saya adalah tentang xerok yang akan meluncurkan inovasi barunya

Yaitu kertas yang tintanya dapat hilang dalam waktu beberapa jam..

 

WOW!!

 

Sangat menakjubkan menurut saya. Produk ini pasti sangat berguna sekali untuk mengurangi produksi kertas di dunia. Coba sering banget kan, kita mengeprint sesuatu yang sebenarnya hanya dibutuhkan dalam beberapa jam, terus..ya udah dibuang. Misalnya kertas selebaran iklan (yang sudah saya bahas di artikel sebelumnya) atau kertas buat presentasi atau kertas buat coret-coretan iseng. Ya kan?

 

Menurut saya, jika benar produk ini akan diluncurkan, saya sangat berharap agar sesegera mungkin beredar di pasaran. Eh ya, dan kabar baiknya nih, harganya gak jauh beda dengan harga kertas biasa ^^

 

*oh ya, buat penggemar barang2 daur ulang. Nonton deh etalase di trans TV hari sabtu jam 13.00. saya sangat suka, memberi inspirasi, terutama yang mau bergelut dan senang mengkonsumsi barang2 daur ulang. Misalnya saja episode hari ini membuat berbagai kerajinan dari kertas karung semen (wow..kepikiran aja ya?)

Komentar bertahan »

tentang kertas selebaran..

Pernah gak Anda masuk ke dalam mall, tiba-tiba ada SPG atau seseorang yang langsung memberikan Anda selembar kertas (atau malah beberapa) yang isinya iklan? Atau di lampu merah? Atau..malah kertas-kertas itu biasanya langsung nangkring di mobil Anda setelah beberapa saat Anda parkir.

Sebenarnya tidak ada yang salah ya dari semua itu. Yang saya dengar juga, memang ada jasa untuk menyebarkan selebaran seperti itu. Jadi pekerjaan ini merupakan sebuah simbiosis mutualisme ya. Si pengiklan untung karena iklannya sampai ke masyarakat. Si distributor (alias pengedar selebaran) untung karena mendapatkan uang dari jasanya. Dan kita (sebagai yang diberi selebaran) untung karena mengetahui adanya sebuah produk tertenu (yang mungkin memang kita butuhkan) atau..jika menurut kita gak mutu, ya..tinggal dibuang. Susah-susah amat. Gratis ini

 

Eh..tunggu..tunggu..

 

BUANG??

Did I wrote that? Yaa..itu dia yang menjadi salah. Sebagian dari kita, yang merasa bukan target iklan, ya..dengan entengnya, hanya melihat kertas tersebut satu dua detik lalu..plung..buang kertas itu ke tong sampah deh (ehm..atau malah dibuang sembarang?).

 

Saya merasa sangat miris kalau datang ke sebuah pameran. Begitu banyak kertas-kertas yang terbuang di bawah. Lalu..nanti kertas-kertas itu akan berakhir kemana? Di tempat pembuangan sampah kan? Humm..bayangkan aja ada berapa banyak kertas yang terbuang sia-sia, di Jakarta aja, kalau di tiap mal, di tiap pameran, di tiap lampu merah, ada orang-orang yang membagi-bagikan selebaran. Lalu..dibuang begitu saja..

 

Ada berapa banyak pohon yang harus ditebang demi KESIA-SIAAN??

 

Coba dipikirkan, dan apa salahnya mengatakan ‘tidak, terimakasih’ saat ada seseorang yang menawarkan selebaran jika Anda rasa Anda tidak membutuhkan itu?

 

Ya..mungkin kita semakin menambah waktu kerjaan orang tersebut, jika ada begitu banyak orang (yang sebenarnya memang tidak perlu) menolak kertas yang ia tawarkan. Tapi..coba bayangkan efeknya bagi anak cucu kita. Bayangkan efeknya bagi kondisi bumi kita. Ada berapa banyak pohon yang dapat kita lestarikan. (seperti kita tahu pohon adalah oksigen dunia, mungkin yang masih bingung bisa membaca postingan saya sebelumnya yang berhubungan dengan global warming)

 

Ya..kita bisa ikut membuat bumi sehat, bisa ikut mengurangi global warming. Hanya dengan berkata “tidak, terimakasih’ pada orang-orang yang menyodorkan kertas yang tidak perlu menurut kita..

 

As simple as that, can you?

 

Komentar bertahan »