Arsip untuk Juli 29, 2008

Alam & Kita

Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu, atau menjadi tahu, cara kerja alam setelah beberapa tahun terakhir ini kita dibombardir dengan isu pemanasan global

Tapi..untuk yang belum tahu akan saya singgung lagi..untuk sama-sama merefresh ingatan kita

Bumi merupakan satu-satunya planet yang ditinggali oleh manusia karena..suhu didalamnya yang cocok untuk ditinggali manusia (tidak terlalu panas maupun terlalu dingin), sehingga kita pun dapat bertahan hidup di dalamnya

Nah..pertanyaannya..kenapa bumi menjadi satu-satunya planet yang hangat ditengah angkasa yang dingin ini??

Ini semua karena proses yang dinamakan ‘efek rumah kaca’

Jadi..cara kerjanya..matahari mengirimkan cahaya pada bumi, ketika sampai ke atmosfer…sebagian cahaya ini akan dipantulkan lagi ke matahari sedangkan sebagian lagi akan diserap ke bumi, sehingga bumi pun mendapat panas matahari.. Hal ini bagus karena kalau tidak ada proses tadi maka..bumi kita akan sangat dingin, yang artinya tidak memungkinkan manusia untuk hidup di dalamnya

Nah..di atmosfer ini, ada bagian yang bertugas untuk mengatur suhu panas bumi agar tetap stabil,, namanya ‘gas rumah kaca’ (dinamakan seperti itu karena proses kerjanya yang sama dengan rumah kaca, dimana rumah kaca ini berfungsi untuk menahan panas matahari agar tanaman tumbuh dengan baik). Gas rumah kaca ini contohnya metana, karbon dioksida, dll, yang bertugas untuk ‘memerangkap’ panas matahari agar bumi panasnya tetap stabil

Terus..kenapa sampai terjadi pemanasan global?

Nah..yang terjadi sejak revolusi industri, gas rumah kacanya semakin banyak, akibatnya, semakin banyak pula cahaya matahari yang diserap ke bumi

Dan akhirnya..seperti yang terjadi saat ini, naiknya temperatur rata2 bumi, yang dampaknya pun bisa kita rasakan sama2 PUANAS BWANGET..

Nah..setelah saya renungkan kembali, pemanasan global ini menyadarkan kita akan arti KESEIMBANGAN dan HUBUNGAN TIMBAL BALIK

Coba saja kita lihat cara kerja alam..

Semua saling berhubungan

Jika ada yang tidak beres pada yang satu, maka akan berpengaruh pada hal lain..

Gusti Allah telah mengatur alam untuk berjalan secara selaras dan seimbang

Matahari mengirim cahaya, bumi pun menerima dengan baik

Semua berlangsung seperti itu sepanjang beratus-ratus tahun (atau bahkan berpuluh2 ribu tahun ya ;p)

Sayangnya..

Kita, manusia, semakin lama semakin jauh dengan alam

Menganggap kita adalah kita, manusia berintelektualitas tinggi

Sedangkan alam adalah alam, yang bisa kita eksploitasi di sana-sini untuk kepentingan kita

Kita merasa berada di atas alam, merasa bisa mengatur alam, dengan bermodalkan intelektual dan uang

Tapi..kita lupa,.karma itu ada..

Semua memiliki hubungan timbal balik

Ketika kita melakukan hal baik, maka kebaikanlah nantinya yang akan menghampiri kita, begitupun sebaliknya

Itu yang saya percaya, dan yang sedang saya lihat pada diri kita

Membangun pabrik disana-sini, membuang limbah ke sungai, atau..menebang hutan ini dan itu tanpa membangun kembali

Kita melihat, uang pun dapat berbicara, dan voila..masalah pun beres..

Tapi..kita sepertinya lupa..

Mungkin urusan dengan sesama manusia memang sudah beres..

Pemerintah setempat terima, rakyat (yah..walaupun dengan berat hati) akhirnya terpaksa menerima dengan dumelan dan caci makian dibelakang

Tapi,,ada yang masih belum kita perhatikan

Yang menumpuk amarah sedikit demi sedikit

Dan akhirnya..kebakaran hutan di satu tempat, lumpur lapindo di tempat lain, dan tsunami disana

Dibuat untuk menyadari buaian indah kita, bahwa ada pembalasan untuk perbuatan sewenang-wenang kita

Ya..itulah ALAM..

Sesuatu yang kita anggap remeh

Sesuatu yang rasanya bisa kita taklukan

Tapi..ada kekuatan lebih besar dari itu yang diberikan Allah padanya

Yang akhirnya membuat kita..manusia

Kalang kabut menghadapi fenomena yang disebut2 sebagai ‘pemanasan global’

Dan mungkin memang perlu ‘global warming’ untuk membuat kita, manusia, menyadari bahwa ada terlalu banyak hewan ternak didunia sampai angkanya hampir menyamai populasi manusia

Untuk membuat kita menyadari terlalu banyaknya listrik yang kita buang percuma hanya karena MALAS

Untuk membuat kita menyadari bahwa perlu adanya keseimbangan untuk membuat ini menjadi normal kembali

Perlu adanya keseimbangan untuk membuat gas2 rumah kaca berada dalam posisi normal yang pada akhirnya mengembalikan temperatur bumi pada suhu normalnya

Dan pada akhirnya..

Kita dibuat (atau ‘dipaksa’ untuk) sadar bahwa alam dan kita adalah sebuah hubungan timbal balik..

Membuat kita mulai mengelus-elus alam kembali

Membuat perjanjian dan permintaan maaf untuk kembali bersatu dengan alam..

Semoga..alam mau memafkan kita

Untuk segala kerusakan dan kejahatan yang kita perbuat untuk alam

Semoga..kata maaf itu belum terlambat kita ucapkan dan wujudkan bagi alam

Yah..semoga..  

Komentar (1) »